Pemain Liga Premier Tak Saling Jabat Tangan Akhir Pekan Ini

shape image
Jasa Pasang Iklan Google AdWords Situs Judi Online Murah & Terpercaya
Jasa Pasang Iklan Google AdWords Situs Judi Online Murah & Terpercaya
Jasa Pasang Iklan Google AdWords Situs Judi Online Murah & Terpercaya
Jasa Penulis Artikel SEO Situs Judi Online Murah & Terpercaya

Pemain Liga Premier Tak Saling Jabat Tangan Akhir Pekan Ini

Gilabola.com – Pemain Liga Premier tak akan saling berjabat tangan pada akhir pekan ini, setelah otoritas di kompetisi sepakbola tertinggi di negeri itu melarang mereka – dan juga ofisial untuk melakukannya, terkait coronavirus.

Dalam pertemuan mereka, pimpinan divisi kompetisi teratas Inggris itu telah memutuskan, meniadakan upacara fair-play jelang pertandingan yang selama ini biasa dilakukan pada akhir pekan ini, sampai waktu yang belum ditentukan. Nantinya, tim tuan rumah akan berjalan melewati tim tamu tanpa bersentuhan satu sama lain.

Hal ini sebelumnya sudah diterapkan manajer Newcastle, Steve Bruce, pekan lalu, yang meminta klub telah menghentikan ritual jabat tangan di pagi hari yang biasa mereka lakukan.

Pelatih West Ham, David Moyes, mengatakan para pemainnya hanya akan ‘bertabrakan’ (membenturkan pundak/lengan), dan tidak bersalaman. Southampton juga telah melarang para pemainnya untuk berikan tanda tangan atau berfoto-ria bersama para suporter. Sementara itu, klub ini sedang bersiap-siap untuk menggelar pertandingan secara tertutup.

Menurut SunSport, pimpinan Liga Premier telah mengirim surat kepada ke-20 klub terkait rencana mereka menggelar pertandingan secara tertutup dan tanpa penonton, untuk memastikan musim ini tetap bisa diselesaikan tepat waktu.

Direktur keuangan Everton, Sasha Ryazantsev, pun akui para pemain Liga Premier  termasuk klubnya telah berusaha mengantisipasi pertandingan yang harus digelar secara tertutup, seperti yang telah dilakukan di Italia dan Swiss.

Sedangkan rivalnya sesama klub Merseyside, Liverpool, telah memutuskan untuk tidak menyertakan anak-anak yang selama ini menjadi maskot tim saat mereka memasuki lapangan, sebagai bagian dari respon mereka mengantisipasi wabah tersebut.

Sebelumnya diberitakan, klub Liga Premier harus bersiap-siap mainkan pertandingan secara tertutup, untuk mencegah penyebaran coronavirus.

Kebijakan yang diterapkan pemerintah Italia bahkan lebih tegas lagi. Mereka telah memerintahkan semua event olahraga digelar tanpa penonton hingga 3 April mendatang, karena wabah coronavirus ini. Ini termasuk untuk pertandingan Six Nations di Roma pada 14 Maret mendatang.

Italia menjadi negara Eropa yang paling parah terjangkit penyakit ini, di mana sejauh ini sudah ada 79 orang yang meninggal dunia akibat wabah Covid-19. Akhirnya, sejumlah pertandingan Serie A harus ditunda selama dua pekan terakhir.

Dibandingkan para pemain Liga Premier, lima laga Serie A sudah dimainkan secara tertutup akhir pekan lalu. Sementara Liga Super Swiss juga telah menunda pertandingan mereka.

Sumber: Pemain Liga Premier Tak Saling Jabat Tangan Akhir Pekan Ini



© Copyright 2020 IKLANJEMPOL | Jasa SMS Blast | Jasa Whatsapp Blast | Jasa Adwords Judi Online | Jasa Artikel SEO

Form WhatsApp

Kami akan segera mungkin merespons orderan anda.

Pesan Sekarang