Saturday, 13 June 2020

Griezmann Out? Braithwaite Lebih Layak Starter di Lini Depan Barcelona

Gilabola.com – Martin Braithwaite terlihat lebih layak berada di lini depan Barcelona saat mereka menang atas Mallorca dengan skor telak 4-0 pada Minggu (14/6) dinihari.

Dalam lawatan ke Stadion Iberostar tersebut, manajer Quique Setien membuat keputusan mengejutkan, menurunkan Martin Braithwaite sebagai starter dan tampil brilian!

Padahal sebelumnya bos 61 tahun tersebut mengisyaratkan akan menurunkan Luis Suarez sebagai starter usai kembali dari cedera. Kendati begitu tampaknya Antoine Griezmann-lah yang patut khawatir kehilangan tempatnya di starting XI, digusur oleh Braithwaite.

Ketika Suarez akhirnya dimasukkan hanya 12 menit memasuki paruh kedua dari kemenangan 4-0 tersebut, bukan Braithwaite yang ditarik keluar – justru rekrutan mahal senilai 1,9 Trilyun rupiah, Griezmann.

Dan jujur saja sulit juga untuk berdebat dengan keputusan Quique Setien tersebut yang memilih mempertahankan Braithwaite ketimbang Griezmann.

Memang untuk membuktikan diri di Camp Nou, penyerang Prancis menunjukkan etos kerja yang tidak dapat disangkal. Pada dua kesempatan terpisah selama babak pertama, ia banyak berlari ke belakang untuk membantu pertahanan dan menjemput bola.

Griezmann Gagal Menyatu pada Lini Depan Barca

Namun, Barca tidak menjadikan Griezmann sebagai rekrutan termahal kedua dalam sejarah klub untuk memperkuat lini belakang mereka. Mereka membelinya untuk menambah dimensi ekstra untuk serangan mereka – dan dia masih kesulitan menyatu dengan lini serang tim.

Formasi Barcelona dengan 4-3-3 ternyata kurang cocok untuk pemain yang menikmati begitu banyak keberhasilan dalam format dua penyerang di Atletico Madrid, meski di level internasional penyerang 29 tahun itu juga bermain dengan tiga penyerang, tapi dalam peran dan taktik yang berbeda.

Namun intinya adalah bahwa Griezmann belum beradaptasi dan, melawan Mallorca, pada pertandingan pertama Barcelona pasca lockdown, ia belum menawarkan kualitas yang dibutuhkan dari sisi ofensif.

Braithwaite, yang sempat diremehkan saat pertama kali datang, tampil lebih layak. Pergerakannya mengesankan baik dengan atau tanpa bola, banyak menciptakan ruang bagi Arturo Vidal dan Frenkie de Jong untuk mengeksploitasi pertahanan lawan, sementara ia juga membawa ancaman gol yang serius – tidak seperti Griezmann.

Bahkan pemain internasional Denmark tersebut sukses mencetak gol kedua bagi raksasa Catalan, dengan tiga gol lain dicetak oleh Vidal, Jordi Alba dan Lionel Messi. Bahkan bisa saja pemain 29 tahun itu mendapatkan gol keduanya. Sayang Manolo Reina menyelamatkan gawangnya dengan kakinya dari serangan Braithwaite.

Itu adalah permainan dan kerjasama tim yang diharapkan penggemar untuk dilihat dari kapten mereka Lionel Messi dan Griezmann, tetapi itu tidak pernah terwujud sejauh ini.

Justru Braithwaite yang lebih layak tampil di lini depan daripada sang penyerang Prancis. Ia tampak bisa masuk dalam permainan dan kerja sama yang baik dengan La Pulga.

Luis Suarez sedikit kurang dalam sentuhan usai absen lama. Tapi semua agresi dan dinamisme yang lama ada di sana, dan dia berperan penting dalam gol Lionel Messi di detik-detik akhir pertandingan.

Ini membuktikan bahwa penyerang 33 tahun tersebut akan memainkan peran penting dalam upaya Barca untuk menjaga jarak dari Real Madrid dalam pengejaran gelar musim ini, dan Braithwaite juga bisa.

Kemenangan atas Mallorca sekali lagi membuktikan bagaimana Martin Braithwaite tampak lebih cocok untuk serangan Barcelona sekarang daripada Antoine Griezmann.

Sumber: Griezmann Out? Braithwaite Lebih Layak Starter di Lini Depan Barcelona
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola