Thursday, 10 September 2020

Chelsea Segera Boyong Edouard Mendy yang Nyaris Banting Setir

Gila Bola – Chelsea masih terus membuka kran pengeluaran mereka musim panas ini dengan tambahkan Edouard Mendy. Siapa sangka kiper Rennes ini nyaris tinggalkan sepak bola saat kontraknya berakhir.

Roda terus berputar. Kini, setelah menjadi bintang di Rennes, kiper giant dengan tinggi badan 1,97 meter itupun akan segera bergabung dengan klub London Barat tersebut dengan transfer senilai 25 Juta Poundsterling (Rp 478 Milyar). Demikian menurut laporan yang berkembang, seperti dilansir SunSport.

Frank Lampard sangat berambisi datangkan sepupu pemain Real Madrid, Ferland Mendy, ini. Ia diproyeksikan untuk beri persaingan pada Kepa Arrizabalaga, bahkan menggantikan kiper mahal asal Spanyol tersebut.

Jika kesepakatan antara Rennes dan Chelsea tercapai, tak bisa dipungkiri bahwa hal itu akan membawa perubahan besar dalam kehidupan stopper berusia 28 tahun tersebut.

Nyaris Tinggalkan Sepak Bola

Siapa sangka, enam tahun yang lalu, Mendy hanyalah seorang pengangguran yang luntang-lantung setelah kontraknya berakhir di klub tier ke empat Liga Prancis, Cherbourg. Apalagi, ia kemudian gagal mencapai kesepakatan dengan sebuah klub League One, hari-hari Mendy sebagai seorang pemain sepak bola profesional pun tampak sudah berakhir.

Mendy baru berusia 22 tahun saat kontraknya dengan Cherbourg berakhir. Ia mengaku ingin mencari tantangan baru, sampai akhirnya ditawari kontrak oleh klub lain. Gambaran untuk bermain di Inggris, meskipun bersama sebuah klub League One – yang tak disebutkan identitasnya pula, tampaknya menjadi yang paling menarik bagi Mendy.

Mantan agennya sempat memberi jaminan bahwa ia segera mencapai kesepakatan dengan klub tier ketiga Inggris tersebut. Tapi, ternyata, Mendy mendapati tak ada kesepakatan yang berhasil dicapai pihaknya dengan klub tersebut. Pemain berbakat itupun seketika menjadi seorang pengangguran dan harus mengantri nasib di bursa lowongan kerja. Kiper incaran Chelsea ini bahkan sempat berpikir untuk banting setir dan tinggalkan dunia sepak bola yang telah digelutinya sejak remaja.

“Untuk seorang pemain sepak bola, atau siapapun itu, menjadi seorang pengangguran itu seperti kena tampar di bagian muka,” ujar Mendy kepada majalah So Foot.

“Mengulangi kegagalaan telah meninggalkan jejak dalam hidup Anda, dan Anda mulai berpikir mungkin Anda gagal melakukannya,” tambahnya.

Bersedia Bermain Tanpa Dibayar

Di saat kepercayaan dirinya terus turun, pemain idaman Chelsea itupun kembali ke klub sepak bola di mana ia memulai karirnya sebagai pemain muda, Le Havre.

Dia kembali berlatih di sana selama setahun, tanpa dibayar. Sampai akhirnya, mantan rekan satu timnya mengatakan, Marseille sedang mencari kiper baru untuk gantikan kiper cadangan, Julien Fabri dan Brice Samba, yang akan dipinjamkan ke klub lain.

Mendy kemudian ikuti trial di Marseille yang pernah memenangkan trofi European Cup di tahun 1993, dan terpilih sebagai kiper keempat klub Ligue 1 tersebut. Di klub itu, Mendy berlatih bersama kiper internasional Prancis, Steve Mandanda, dan bermain di tim B.

“Saya berhasil mencapai level baru di Marseille. Saya berlatih bersama para profesional sepanjang tahun itu, di mana normalnya Anda tak akan mau menjadi seorang kiper nomor empat,” tandas kiper kelahiran 1 Maret 1992 yang terus didekati Chelsea itu.

“Itu menjadi bukti, saya tampil dengan bagus dan lakukan semua upaya yang dibutuhkan. Saat itu benar-benar tahun yang sangat bermanfaat,” tambahnya.

“Berlatih bersama para pemain seperti Lassana Diarra, Abou Diaby… dan memenangkan duel melawan Steven Fletcher atau Michy Batshuayi, benar-benar sangat berarti bagi saya,” ungkap kiper bernama lengkap Edouard Osoque Mendy itu.

Menjadi Bintang

Untuk dapatkan tempat di tim inti secara reguler, Mendy pindah ke klub Ligue 2, Reims, pada tahun 2016. Pantas jika Chelsea ingin mendatangkannya, karena di saat itulah Mendy akhirnya berhasil lakukan terobosan dan mendapat kesempatan bermain saat ia gantikan kiper utama, Johann Carrasso, yang diusir keluar pertandingan.

Berikutnya, Mendy bukukan tujuh penampilan dan tiga clean sheet. Seorang pemain bintang pun telah lahir!

Edouard Mendy akhirnya menjadi kiper utama Reims di musim 2017/18, dan sukses membawa klub itu mendapat promosi ke Ligue 1.

Dari Rennes ke Chelsea?

Mendy sebenarnya baru bergabung dengan Rennes pada musim panas tahun lalu, dengan bayaran 3,5 Juta Pounds atau sekitar Rp 67 Milyar. Karirnya berhasil meroket dalam waktu singkat. Dia membantu klub barunya bertengger di peringkat tiga Ligue 1 musim lalu.

Hal yang lebih penting lagi, kemampuannya berhasil membuat Rennes lolos ke Liga Champions musim depan. Di bawah mistar gawang klub asuhan Julien Stephan itu, Mendy berhasil bukukan sembilan clean sheet selama musim luar biasa mereka.

Faktanya, Mendy tunjukkan permainan yang sangat bagus. Legenda Chelsea, Petr Cech, bahkan telah meminta manajemen The Blues untuk segera merekrutnya. Kini, mungkinkah Mendy menjadi keping terakhir dari teka-teki yang membuat pasukan Frank Lampard akan menjadi penantang gelar sejati musim depan?

Sumber: Chelsea Segera Boyong Edouard Mendy yang Nyaris Banting Setir
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola



source https://gilabola.com/inggris/chelsea-segera-boyong-edouard-mendy-yang-nyaris-banting-setir/