BONUS NEW MEMBER 50% ==>> DAFTAR SEKARANG

Pochettino Kecewa Debutnya di Paris Saint-Germain Hanya Berakhir Imbang

Gila Bola – Debut Mauricio Pochettino sebagai manajer gagal memberikan kemenangan bagi Paris Saint-Germain usai juara bertahan Ligue 1 ditahan imbang Saint-Etienne di Stade Geoffroy-Guichard dengan skor 1-1 pada Kamis (7/1) dini hari WIB.

Bos anyar Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino pun mengakui bahwa dia kecewa karena laga debutnya hanya berakhir dengan hasil imbang, kendati skuad asuhannya menguasai hingga hampir 69 persen penguasaan bola atas tuan rumah Saint-Etienne.

Bahkan raksasa Paris tertinggal lebih dulu ketika kesalahan Idrissa Gueye dalam mengontrol bola umpan Thilo Kehrer di depan kotak penalti berhasil dimanfaatkan para pemain lawan untuk membuka skor melalui Romain Hamouma di menit ke-19.

Namun hanya butuh tiga menit bagi Les Parisiens untuk menyamakan skor ketika aksi Kylian Mbappe di sisi kiri serangan dilanjutkan dengan umpan ke kotak penalti yang mengarah ke Marco Verratti, sebelum gelandang Italia itu mengumpan kepada Moise Kean yang tanpa kawalan untuk menjebol gawang Jessy Moulin.

Sebenarnya Paris Saint-Germain punya banyak peluang untuk bisa mengamankan kemenangan, termasuk ketika mereka memiliki dua peluang besar saat skor masih 0-0 melalui tembakan Moise Kean dalam situasi satu lawan satu dan tandukan Marquinhos di depan gawang, tapi kiper Saint-Etienne mampu melakukan penyelamatan mengesankan.

Hasil ini membuat Mauricio Pochettino, yang baru ditunjuk sebagai pelatih anyar PSG pada Sabtu dan menandatangani kontrak hingga musim panas 2022 untuk menggantikan Thomas Tuchel, mengaku kecewa karena timnya memiliki kewajiban untuk menang.

“Saya tentu saja sedikit kecewa karena kami adalah PSG, jadi kami harus menang,” kata manajer Argentina itu kepada Telefoot. “Tetapi setelah tiga hari kami memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan diri. Ada banyak hal yang harus kami perbaiki. Ini bukan hasil yang kami inginkan, tetapi jelas bahwa Saint-Etienne pantas mendapatkan hasil ini.”

“Kami harus banyak berkembang. Kami mencoba menerapkan taktik yang berbeda, dan saya senang para pemain mencoba menerapkannya. Saya senang dengan usaha dan sikap pemain kami. Kami harus meningkatkan permainan dengan bola. Itu positif, tetapi ada banyak hal yang perlu ditingkatkan.”

Hasil imbang ini membuat Paris Saint-Germain masih berada di urutan kedua klasemen dengan 36 poin dari 18 pertandingan, sama seperti Lille di urutan ketiga, tapi mereka sekarang tertinggal tiga angka dari Lyon di puncak klasemen sementara Ligue 1.



Responsible Gaming

Supported Browser