BONUS NEW MEMBER 50% ==>> DAFTAR SEKARANG

Ungkap Kegagalan Transfernya ke Arsenal, Zaha : Mereka Lebih Memilih Pepe

Gila Bola – Penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha merenungkan kembali kegagalan transfernya ke Arsenal pada musim panas 2019, mengatakan bahwa klub London Utara itu memilih Nicolas Pepe daripada dirinya.

Menyusul saga transfer musim panas dengan Crystal Palace, Arsenal akhirnya memilih untuk tidak mendatangkan Wilfried Zaha selama musim panas 2019 karena negoisasi transfer yang rumit. Diyakini selain faktor harga, pihak klub juga enggan kehilangan pemain bintang mereka lainnya usai penjualan Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United.

The Gunners akhirnya mengambil opsi lain, mendatangkan Nicolas Pepe dari Lille dengan biaya rekor transfer dunia senilai hampir 1,4 Trilyun rupiah, harga yang sebenarnya sama dengan yang diminta Crystal Palace untuk pemain yang mereka pulangkan dari Manchester United tersebut.

Kini Wilfried Zaha akhirnya angkat bicara perihal kegagalan transfernya ke Emirates Stadium yang merupakan klub favorit masa kecilnya kendati dia sudah melakukan pembicaraan positif dengan Unai Emery, mengatakan bahwa Arsenal lebih memilih rekan senegaranya Nicolas Pepe ketimbang dirinya.

Dia mengatakan kepada Podcast Jamie Carragher ‘The Greatest Game’, “Saya sebenarnya berbicara dengan manajer Unai Emery. Dia berkata, ‘Kami tidak benar-benar perlu melalui banyak hal soal transfer ini’. Dia mengatakan dia melihat saya bermain, dia tahu saya bisa mengubah permainan kapan saja dan hal-hal seperti itu.”

“Dia berkata, ‘Ya, kami ingin sekali memiliki Anda’ dan saya mengatakan, ‘Ya, saya ingin datang’. Pembicaraan itu berlangsung ketika saya bermain melawan dia saat dirinya menjadi manajer Arsenal. Dia melihat apa yang bisa saya lakukan, melihat tingkat kerja saya, dan apa yang bisa saya tambahkan ke tim.”

Dia menambahkan, “Jelas, itu terserah klub untuk memilih dan pada akhirnya mereka memilih Nicolas Pepe daripada aku.”

Sayang Unai Emery akhirnya gagal mendapatkan yang terbaik dari Nicolas Pepe dan dipecat di musim pertama pemain sayap Pantai Gading itu di London Utara. Bos saat ini Mikel Arteta juga kesulitan untuk mengeksploitasi bakat pemain berusia 25 tahun itu yang baru mencetak dua gol dalam 11 penampilannya di Liga Inggris musim ini.



Responsible Gaming

Supported Browser