Pasang Iklan Tampil di 150 Web. Klik disini

Harry Maguire Bukan Sosok Pemimpin, Man Utd Diminta Cari Kapten Baru, Setuju?

Gilabola.com – Harry Maguire bukan sosok pemimpin dan Ole Gunnar Solskjaer harus mempertimbangkan untuk menggantikan kaptennya, kata mantan bek Manchester United yang pernah membantu klub memenangkan tiga Premier League Paul Parker.

Manchester United mengejutkan dunia ketika mereka bersedia memecahkan rekot transfer untuk pemain bertahan ketika menebus Harry Maguire dari Leicester City senilai Rp 1,55 Trilyun, memecahkan rekor transfer bek yang sebelumnya dipegang Virgil van Dijk ke Liverpool (Rp 1,45 Trilyun).

Sayang alih-alih mampu memberikan dampak besar seperti bek Belanda itu bagi The Reds, bek internasional Inggris justru kerap mendapatkan kritikan karena permainan defensifnya yang kerap konyol, termasuk penempatan posisinya yang buruk dalam laga imbang 3-3 melawan Everton, membuat segerombolan pemain The Toffees gagal offside dan akhirnya mencetak gol penyeimbang.

Sebenarnya Ole Gunnar Solskjaer mendatangkan Harry Maguire bukan sekedar untuk memperkuat lini defensif The Red Devils, tapi juga untuk menjadi pemimpin dalam proyek pembangunan skuad timnya di Old Trafford, untuk mengembalikan kejayaan klub seperti era Alex Ferguson.

Bahkan saking memandang pentingnya bek berusia 27 tahun itu, Manchester United sekarang ingin mendatangkan mitra defensif jangka panjang untuk Harry Maguire, tetapi kini Paul Parker malah yakin ada pertanyaan serius tentang perannya di masa depan di tim.

Mantan pemain internasional Inggris berusia 56 tahun itu mengatakan kepada SunSport, “Terlepas dari posisi Manchester United di Liga Inggris, mereka masih perlu memperkuat skuad di pasar transfer musim panas ini. Mengenai bek tengah, orang-orang berbicara tentang membawa mitra baru untuk Maguire, tetapi saya akan mempertimbangkan untuk mendatangkan dua bek tengah, atau mengapa bukannya mendatangkan bek baru untuk bermain bersama Lindelof dan menyingkirkan Maguire?”

“Harry Maguire bukan seorang pemimpin, dia memainkan permainan untuk dirinya sendiri, dia bermain terlalu dalam, kemudian dia menggiring bola dan berlari ke jalan buntu. Saat kebobolan melawan Sheffield United, dia menempatkan David De Gea dalam posisi yang buruk, dan dia melakukan sapuan yang buruk yang kemudian orang-orang menyalahkan kiper, padahal itu salahnya.”

“Saya selalu tidak pernah yakin dengan Maguire sejak hari Manchester United merekrutnya. Ketika mereka membayar Rp 1,55 Trilyun, tapi mereka tidak membeli bek tengah yang layak dihargai senilai Rp 1,55 Trilyun, itu adalah bisnis hebat dari Leicester.”

Menariknya bahwa fans Manchester United sendiri banyak yang juga percaya bahwa Ole Gunnar Solskjaer seharusnya mencopot ban kapten dari Harry Maguire dan memberikan kepada pemain yang lebih layak, seperti Bruno Fernandes yang terbukti langsung memberi pengaruh besar sejak kedatangannya, memimpin tim tanpa ban kapten, dan memberikan contoh tentang kerja keras dan hasrat ingin menang.



Responsible Gaming

Supported Browser