Pasang Iklan Tampil di 150 Web. Klik disini

Tampil Mengecewakan Lagi, Martial Jadi Sasaran Serangan Rasis Fans Man Utd

Gilabola.com – Anthony Martial menjadi korban terbaru dari skuad Manchester United yang mendapatkan pelecehan dan serangan rasis di media sosial setelah pasukan Ole Gunnar Solskjaer bermain imbang 1-1 melawan West Brom.

Penyerang Prancis itu mendapatkan banjir serangan komentar rasis dan hinaan di akun instagramnya, termasuk serangan dengan emoji monyet, sesaat setelah dia tampil mengecewakan ketika Manchester United gagal memangkas gap dengan Manchester City dan harus puas dengan hasil imbang di The Hawthorns.

Anthony Martial dipercaya turun sebagai starter di trio serangan bersama Edinson Cavani dan Marcus Rashford, namun dia hanya bertahan selama 66 menit sebelum digantikan oleh Mason Greenwood setelah penampilan yang mengecewakan.

West Brom unggul mengejutkan melalui Mbaye Diagne di awal laga, tapi Bruno Fernandes menyamakan kedudukan sebelum turun minum saat Manchester United kini tertinggal tujuh poin dari City di puncak klasemen yang masih memiliki satu laga di tangan.

Pelecehan dan rasis pada Anthony Martial bukan kasus pertama kalinya bagi para pemain Manchester United musim ini, dengan sebelumnya Axel Tuanzebe juga mendapatkan serangan rasis dahsyat dari para fans yang kecewa usai kekalahan dari Sheffield dan hasil imbang kontra Everton, sementara Marcus Rashford juga pernah menjadi korban rasis.

Para pemimpin sepak bola telah mengirim surat terbuka ke perusahaan media sosial dan meminta mereka untuk berbuat lebih banyak untuk membasmi pelecehan dan serangan rasis menyusul serentetan insiden baru-baru ini.

Sementara itu, mantan penyerang Aston Villa dan Inggris Gabriel Agbonlahor juga mendesak para pemain sepakbola ternama untuk memboikot platform media sosial seperti yang dilakukannya dengan menghapus akun twitternya. Dia mengatakan kepada Talksport, “Melihat hal itu sering terjadi dan betapa mudahnya terjadi karena kurangnya hukuman… Saya berpikir di sini, para pemain, bintang olahraga, orang-orang pada umumnya harus memboikot aplikasi tersebut.”

“Mungkin itulah yang perlu terjadi. Saya sudah menghapus aplikasi itu dari hp saya. Mereka tidak akan peduli tentang saya yang tidak berada di sana, tetapi jika Liga Utama Inggris dan bintang dunia keluar dari Twitter, saya beri tahu Anda sekarang bahwa mereka akan mengubah pengaturan mereka.”



Responsible Gaming

Supported Browser